Posted by: alimtiaz | May 2, 2012

Bola itu Bundar Bung…!

Sepak bola adalah salah satu cabang olahraga yang sangat digemari. Bisa dikatakan bahwa sepakbola adalah olahraga yang paling digemari di dunia. Negara mana yang tidak tahu sepakbola. Negara mana yang tidak punya timnas sepakbola. Even-even berkenaan dengan sepakbola diadakan dari tingkat paling bawah, antar RT/RW atau antar kampung, hingga tingkat paling atar, antar negara. Yang menggemari sepakbola mencakup seluruh lapisan masyarakat. Lihat saja para penontong di stadion, dari yang kaya hingga yang miskin. Laki-laki dan perempuan. Anak-anak dan orang dewasa. Di beberapa negara, sepakbola bak darah yang mengalir dalam tubuh. Ia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan lagi dari kehidupan masyarakat. Sebut saja misalnya Brasil, Inggris, Argentina, dan beberapa yang lainnya. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Ya Indonesia adalah negara yang “maniak” bola. Ada beberapa daerah yang memiliki supporter yang luar biasa “maniak”, seperti Jakarta (The Jak Mania), Bandung (The Viking), dan  Surabaya (Bobotov). Di samping bulu tangkis, sepakbola menjadi olahraga yang sangat digemari di Indonesia.  

Beberapa hari yang lalu laga semifinal Champions Legeu baru saja usai. Dua finalis akan bertemu nanti pada akhir Mei, yakni Chelsea dan Bayern Munchen. Mereka maju ke final setelah mengalahkan lawan-lawan mereka. Chelsea mengalahkan Barcelona, juara dunia dan juga juara tahun lalu. Sedangkan Munchen berhasil menaklukan raksasa Spanyol lainnya, Real Madrid, lewat adu penalti. Hasil pertandingan semifinal kali ini memang di luar dugaan. Sebagian besar pengamat menyatakan bahwa kekalahan Barcelona dan Real Madrid merupakan hal yang amat sulit dipahami. Sepakbola itu tidaklah seperti matematika yang bisa diukur secara tepat dan akurat. Bola itu bundar bung! Apapun mungkin terjadi.

Barcelona yang merupakan juara bertahan dan juga kandidat kuat harus kalah dengan agrerat 3-2 (1-0, 2-2). Secara kualitas permainan, barangkali boleh dikatakan Barcelona lebih diunggulkan. Permainan cepat dari kaki ke kaki (tika-tiki) dan penguasaan bola yang cukup dominan adalah senjata mereka. Ini sering menjadi momok bagi lawan-lawan. Tetapi sekali lagi, bola itu bundar bung. Apapun bisa terjadi. Permainan cantik saja tidak cukup. Yang menentukan adalah hasil akhir. Chelsea menunjukkan hal itu. Dengan permainan bertahan dan mengandalkan serangan balik, mereka akhirnya bisa menaklukkan Barcelona.

Hal yang tidak terlalu jau berbeda juga terjadi pada Real Madrid. Madrid lebih diunggulkan ketimbang lawannya, Bayern Munchen. Pertandingan ini adalah laga yang paling ramai diliput oleh media. Ada sekitar 1.200 media dari berbagai penjuru dunia yang hadir dan meliput. Ini bisa menjadi bukti dari kualitas laga ini. Setelah melakukan dua laga (home-away), laga berakhir dengan agerart seri yakni 2-2 (2-1, 2-1). Karenanya terpaksa dilakukan perpanjangan waktu 2×15 menit. Namun hasil tetap seri sehingga harus diselesaikan dengan adu penalti. Sampai di sini, potensi untuk lolos ke babak selanjutnya adalah 50:50. Apapun bisa terjadi. Dan pada akhirnya Real Madrid harus mengakui keunggulan Bayern Munchen karena harus kalah dengan skor 3-1. Ini diluar prediksi para pengamat sepakbola. Sekali lagi, bola itu bundar bung. Apapun bisa terjadi.

Laga ideal di final yang diprediksikan oleh sebagian besar pengamat sepakbola adalah Barcelona vs Real Madrid. Saat ini, kedua klub ini adalah termasuk yang paling kuat di Eropa dengan komposisi pemain yang seimbang di setiap lininya. Nyaris sempurna kawan. Tetapi sekali lagi bung, bola itu bundar. Apapun bisa terjadi bung. Keduanya harus sama-sama kalah oleh lawan-lawannya. Pertanyaannya kemudian adalah ada apa ini? Mengapa tim hebat kalah? Adakah sesuatu dibalik semua ini?

Ya benar sekali… k-e-b-e-r-u-n-t-u-n-g-a-n.  Kata ini sering kali muncul ketika ada sebuah tim mengalahkan tim lain yang lebih di(unggul)kan. Awak media selalu menyebut bahwa faktor keberuntunganlah yang bermain di sini. Secara teknis mereka tidak unggul, akan tetapi karena dewi fortune (keberuntungan) berada pada mereka, maka merekalah jadi pemenangnya. Sebuah “doktrin” sepakbola yang sulit dijelaskan. Tetapi barangkali memang seperti itu adanya. Betapun  demikian, “keberuntungan” itu tidak datang begitu saja. Ia datang setelah usaha keras dan berhasil. Adakah factor lain? I don’t know exactly.

Yang hendak saya katakan di sini adalah bahwa materi pemain, taktik yang bagus, pelatih yang berkelas, dan lain-lain (teknis) tidaklah sepenuhnya menentukan hasil akhir dari sebuah pertandingan sepakbola. Ada hal lain yang sering menjadi “penentu” hasil akhir. Di antara yang sering disebutkan adalah mental, suporter, dan juga tentunya “keberuntungan”. Keberuntungan adalah faktor yang tidak dapat dijelaskan. Terserah pada anda, akankah mempercayainya ataukah menolaknya. Atau apakah anda mempunyai pandangan lain terkait dengan kekalahan duo raksasa Spanyol pada laga semifinal kemarin yang diakui kehebatannya.

Hal lain yang mungkin menarik untuk diamati adalah dampak yang dirasakan oleh supporter Real Madrid dan Barcelona. Dua klub yang memiliki sejarah rivalitas panjang dan sering menimbulkan “chaos”. Laga el-clasicco yang diidam-idamkan di final harus tertunda. Mereka menangis lebih awal dan mengakui kekalahan klubnya (harus bijak dong..). Betapapun demikian, saling “hina” pun tetap saja terjadi antar supporter. Messi dengan kegagalan penaltinya dan juga Ronaldo dengan kegalalan penaltinya. Sama-sama pemain andalan, tapi kali ini tidak menjadi hero. Di jejaring sosial seperti FB, twitter, dan lainnya, saling klaim pun terjadi. Menghina, merendahkan, dan bahkan parahnya sampai terjadi perkelahian. Masalah bola dibawa kepada masalah pribadi yang menyulut permusuhan. Wajarkah? Silahkan anda-anda sekalian yang menilai. Mudah-mudaha saya dan juga anda-anda sekalian tidak termasuk di dalamnya. Sangat tidak dewasa. Ingat kawan, Bola itu Bundar. Apapun bisa terjadi!

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: